Prospek Ekonomi Indonesia Tahun 2011

“Bank Dunia Perkirakan Prospek Ekonomi Indonesia Cerah”

Bank Dunia memperkirakan prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan
akan semakin cerah pascakrisis global.Kepala Ekonom Bank Dunia William Wallace
di Jakarta, mengatakan, pertumbuhan Indonesia saat ini terus menunjukkan
hal yang positif dengan terus meningkat dan lebih kuat dari sejumlah negara lain.
“Dan ini juga terbantu dengan kondisi pasar modal yang mulai membaik, inflasi
yang masih berada dalam tingkat rendah dan dampak sosial yang cukup terbatas,”
ujarnya.
Menurut dia, ada beberapa hal yang membuat perekonomian Indonesia tetap
terjaga, pertama karena fondasi perekonomian ketika krisis melanda cukup kuat
dan tidak banyak dipengaruhi produk finansial kritis, kekuatan sektor swasta cukup
rendah dan utang publik yang rendah sehingga mengakibatkan posisi fiskal masih
cukup kuat.
Kedua, peran pemerintah yang pro aktif dalam mengamankan pasar modal dengan
meningkatkan garansi deposito, belanja stimulus plus pemotongan pajak dan
belanja program sosial seperti pemberian Bantuan Langsung Tunai, Program
Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri dan Bantuan Operasional Sekolah.
“Indonesia juga terbantu oleh pembelanjaan akibat penyelenggaraan pemilihan
umum 2009 lalu,” ujar William.
Untuk itu, ia menambahkan investasi dan pertumbuhan Indonesia dapat lebih
didorong pemerintah dengan bantuan swasta serta didukung oleh perbaikan
kebijakan dan investasi publik yang tepat.
“Indonesia juga harus menerapkan sistem jaring pengaman sosial yang tepat bagi
negara berpendapatan menengah karena posisi fiskal serta utang Indonesia masih
cukup kuat dan akan ada dana tambahan jika subsidi energi direalokasikan ke
belanja sosial,” ujarnya.
Program tersebut dapat berupa program bantuan sosial yang komprehensif dan
sudah teruji, sistem Asuransi Kesehatan Nasional yang jelas dan terjangkau serta
sistem pesangon yang memberikan kenyamanan bagi pekerja untuk mendorong
pembukaan lapangan pekerjaan.

William menjelaskan Indonesia juga perlu untuk membangun terobosan infrastruktur
untuk mendukung perekonomian dan menghubungkan pasar domestik serta pasar
kawasan.
“Kebutuhan akan adanya infrastruktur yang memadai tidak sekedar dibutuhkan,
namun juga akan mengubah persepsi global, karena Indonesia termasuk salah satu
negara berkembang yang menjadi anggota G-20 selain Brasil, Rusia, India dan
China,” ujarnya.
Dorongan Infrastruktur juga dibutuhkan di tingkat regional untuk membangun
infrastruktur urban seperti transportasi massal, perumahan, air dan sanitasi yang
dapat mendorong terciptanya kota-kota kelas dunia.
Terakhir dibutuhkan reformasi kelembagaan atau birokrasi dengan kerangka kerja
regulasi modern dan mekanisme pembuatan kebijakan, regulasi dan manajemen.
“Sistem tersebut dapat dilakukan dengan perbaikan sistem gaji, perekrutan dan
promosi yang sesuai dengan akuntabilitas dan reformasi yang sesuai dengan
kebutuhan,” ujar William.
William menambahkan terkait dengan pidato presiden mengenai target investasi
sebesar Rp2100 triliun untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi sebesar 7 persen
pada 2014, bahwa target itu dapat dengan mudah tercapai.
“Target tersebut cukup realistis dan dapat dengan mudah dicapai,” ujarnya.

Sumber :
http://www.pacific2000.co.id/research/berita-indonesia/bank-dunia-perkirakan-prospek-ekonomi-indonesia-cerah.php
 
Pukul : 15:50
 

About Rosita

saya adalah seorang mahasiswi di sebuah universitas swasta di daerah depok yaitu universitas Gunadarma.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s