Menabung Sampah Di Bank Sampah

Jakarta (ANTARA) – Perputaran uang di Bank Sampah di Kelurahan Malaka Sari, Jakarta Timur, yang dikelola Paguyuban Jakarta Aksi Lingkungan Indah (Jali Jali) mampu menghasilkan sebesar Rp800 ribu perminggu.

“Dari sampah yang dikumpulkan warga setiap minggu dapat menghasilkan rata-rata Rp800 ribu,” kata ketua Paguyuban Jali Jali, Prakoso di Jakarta, Rabu.

Prakoso menambahkan, sejak diresmikan Bank Sampah di kelurahan tersebut pada 26 Januari 2011 hingga November lalu, tercatat sebesar Rp12 juta yang sudah dibukukan dan dimanfaatkan warga.

“Masyarakat sangat terbantu dengan adanya Bank Sampah, selain lingkungan bersih, uang dari hasil menabung sampah juga bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian keluarga,” ujar Prakoso.

Bank Sampah merupakan konsep pengumpulan sampah kering dan dipilah serta memiliki manajemen layaknya perbankan konvensional tapi yang ditabung bukan uang melainkan sampah.

Setiap sampah yang ditabung, ditimbang dan dihargai dengan sejumlah uang misalnya sampah campuran sebesar Rp5.000 per kilogram dan tercatat dalam jurnal.

Warga yang menabung atau juga disebut nasabah memiliki buku tabungan Bank Sampah, dapat meminjam uang dari bank tersebut yang akan dikembalikan dengan sampah seharga uang yang dipinjam.

“Saat ini sudah ada 148 nasabah di Bank Sampah Malaka Sari, transaksi dilakukan pada Jumat pagi setiap minggunya,” kata Prakoso.

Sampah yang sudah ditabung, akan dijual ke pabrik yang sudah dirangkul untuk kerja sama, sedangkan plastik kemasan dibeli oleh ibu-ibu PKK setempat untuk didaur ulang menjadi barang-barang kerajinan.

Hingga saat ini di Jakarta Timur telah memiliki 30 Bank Sampah dan lima di antaranya sudah mempunyai badan hukum sedangkan selebihnya sedang dalam proses pengajuan status badan hukum.

Di bawah Paguyuban Jali Jali, Bank Sampah di Malaka Sari saat ini sudah menjadi percontohan. Paguyuban di Jakarta Timur itu juga mampu meraih juara umum tiga tahun berturut-turut dalam program Jakarta Green and Clean sejak 2009-2011, tambah Prakoso.

“Semua ini berkat partisipasi masyarakat dan sosialisasi yang terus-menerus kita lakukan,” tambah Prakoso.

sumber:

http://id.berita.yahoo.com/bank-sampah-hasilkan-rp-800-ribu-perminggu-084815312.html;_ylt=Ak0IPKLu_zp11TL1ohwQ89N9V8d_;_ylu=X3oDMTFyN283OWNnBG1pdANJbmZpbml0ZSBCcm93c2UgU3BsaXQEcG9zAzMEc2VjA01lZGlhSW5maW5pdGVCcm93c2VMaXN0;_ylg=X3oDMTMxMXV0MDk5BGludGwDaWQEbGFuZwNpZC1pZARwc3RhaWQDOWZlZjJjNDYtNTI4My0zMzc2LWJiMjctNTk0M2JhYzM4ZGQwBHBzdGNhdANuYXNpb25hbARwdANzdG9yeXBhZ2UEdGVzdAM-;_ylv=3

About Rosita

saya adalah seorang mahasiswi di sebuah universitas swasta di daerah depok yaitu universitas Gunadarma.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s