Harga Turun, Konsumsi BBM Pertamax di Jabodetabek Naik 13,8%

Jakarta – Turunnya harga Pertamax beberapa bulan terakhir membuat konsumsi BBM non subsidi ini meningkat. Dalam 15 hari konsumsi Pertamax di Jabodetabek naik 13,8% atau sekitar 97.000 liter. Hal ini juga didorong adanya pembatasan BBM subsidi khususnya untuk kendaraan dinas pemerintah.

Anggota Komite Badan Pengatur Kegitan Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Ibrahim Hasyim mengatakan konsumsi Pertamax sejak 1-15 juni 2012 dibandingkan periode yang sama bulan sebelumnya terjadi kenaikan konsumsi Pertamax di Jabodetabek sebesar 13,8%.

“Penjualan Pertamax di wilayah Jabodetabek periode 1-15 Mei 2012 sebesar 701 kilo liter, sementara pada periode 1-15 juni 2012 naik 13,8% yakni sebesar 798 KL atau naik 97.000 liter,” ungkap Ibrahim Kamis (28/6/2012).

Sedangkan untuk konsumsi Premium pada periode 1-15 Mei 2012 sebesar 10.049 KL. Tercatat pada periode 1-15 juni 2012 turun sebesar 0,7% atau sebesar 9.977 KL dengan penurunan konsumsi sebesar 72.000 liter.

“Penurunan konsumsi Premium dan kenaikan konsumsi Pertamax tersebut berdasarkan data penjualan di 20 titik SPBU Coco (Company Owned, Company Operated) di Jabodetabek,” ujar Ibrahim.

Ibrahim bilang, penurunan konsumsi premium dan peningkatan konsumsi Pertamax di Jabodetabek ini disebabkan karena harga Pertamax yang terus mengalami penurunan harga. Juga akibat adanya pemberlakuan Permen nomor 12 tahun 2012 yang mengatur kendaraan pemerintah dilarang membeli BBM subsidi (Premium/Solar).

“Memang dari sempel yang diambil pada SPBU yang representatif menunjukkan ada penurunan konsumsi premium sebaliknya ada peningkatan konsumsi Pertamax. Hal ini akibat dari penurunan harga yang cukup signifikan dan adanya pemberlakuan Permen 12/2012 di wilayah Jabodetabek sejak 1 Juni 2012,” tandas Ibrahim.

Seperti diketahui harga Pertamax saat ini terus mengalami penurunan harga, per 15 juni 2012 harga Pertamax di SPBU DKI & SPBU bersaing Rp 8.950 per liter dan Pertamax Plus Rp 9.500 per liter. Sedangkan untuk harga Pertamax di wilayah Bodetabek Rp 9.050 per liter dan Pertamax plus Rp 9.550 per liter.

 

 

Sumber:
http://finance.detik.com/read/2012/06/28/173247/1953441/1034/harga-turun-konsumsi-bbm-pertamax-di-jabodetabek-naik-138?

About Rosita

saya adalah seorang mahasiswi di sebuah universitas swasta di daerah depok yaitu universitas Gunadarma.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s